Jumat, 05 Desember 2008

Mutiara Kata





Nilai seseorang sesuai dengan kadar tekadnya, ketulusannya sesuai dengan kadar kemanusiaannya, keberaniannya sesuai dengan kadar penolakannya terhadap perbuatan jahat dan kesucian hati nuraninya sesuai dengan kadar kepekaannya terhadap kehormatan dirinya

-Khalifah Ali bin Abi Talib


Hiduplah sesuka hatimu, sesungguhnya kamu pasti mati. Cintai siapa saja yang kamu senangi, sesungguhnya kamu pasti akan berpisah dengannya. Lakukan apa saja yang kamu kehendaki, sesungguhnya kamu akan memperoleh balasannya. Dan ingatlah bahawa bersama kesulitan itu sentiasa akan timbul kesenangan

- Ibnu Abbas


Buku adalah: Teman bicara yang tidak mendahuluimu. Teman bicara yang tidak memanggilmu ketika kamu bekerja. Teman bicara yang tidak memaksamu berdandan ketika menghadapinya. Teman hidup yang tidak menyanjungmu. Kawan yang tidak membosankan. Penasihat yang tidak mencari-cari kesalahan.

-Ahmad bin Ismail


Di antara fitnah orang yang berilmu (orang alim) ialah berkata-kata lebih disukai daripada mendengar. Padahal mendengar itu lebih selamat daripada berkata-kata kerana dalam berkata-kata orang cenderung untuk mengisi, menambah dan mengurangi.

-Yazid bin Abi Habib




Keindahan adalah kehidupan itu sendiri saat ia membuka tabir penutup wajahnya. Dan kalian adalah kehidupannya itu, kalianlah cadar itu. Keindahan adalah keabadian yag termangu di depan cermin. Dan kalian; adalah keabadian itu, kalianlah cermin itu.


Banyak di antara yang kalian menderita adalah pilihan kalian sendiri - ubat pahit kehidupan agar manusia sembuh dari luka hati dan penyakit jiwa. Percayalah tabib kehidupan dan teguk habis ramuan pahit itu dengan cekal dan tanpa bicara.


Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi.Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau subur dengan penuh rasa terima kasih.Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu. Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian.


Periksalah buku kenanganmu semalam, dan engkau akan tahu bahwa engkau masih berhutang kepada manusia dan kehidupan.


Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua hasrat -keinginan adalah buta, jika tidak disertai pengetahuan . Dan pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran. Dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai cinta



Penyiksaan tidak membuat manusia tak bersalah jadi menderita: penindasan pun tak dapat menghancurkan manusia yang berada di pihak Kebenaran: Socrates tersenyum ketika disuruh minum racun, dan Stephen tersenyum ketika dihujani dengan lemparan batu. Yang benar-benar menyakitkan hati ialah kesedaran kita yang menentang penyiksaan dan penindasan itu, dan terasa pedih bila kita mengkhianatinya.


Manusia tidak dapat menuai cinta sampai dia merasakan perpisahan yang menyedihkan, dan yang mampu membuka fikirannya, merasakan kesabaran yang pahit dan kesulitan yang menyedihkan.


Salahlah bagi orang yang mengira bahwa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama dan rayuan yang terus menerus.
Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan abad


Jiwaku berkata padaku dan menasehatiku agar berteman dengan mereka yang memfitnahkan dan mencintai orang yg membenciku

Cinta berlalu di depan kita, terbalut dalam kerendahan hati;tetapi kita lari daripadanya dalam ketakutan, atau bersembunyi di dalam kegelapan; atau yang lain mengejarnya, untuk berbuat jahat atas namanya


Seorang wanita telah dilengkapi oleh Tuhan dengan keindahan jiwa dan raga adalah suatau kebenaran, yang sekaligus nyata dan maya, yang hanya bisa kita fahami dengan cinta kasih, dan hanya bisa kita sentuh dengan kebajikan.


CINTA dilukai oleh pemahaman atau

CINTAmu sendiri…

CINTA berdarah dengan bahagia dan nikmat…

CINTA terbangun saat senja dengan hati bersayap dan berterima kasih atas hari yang penuh CINTA.CINTA pulang kerumah saat ombak menghantam dan penuh rasa terima kasih, dan ketika tidur dengan sebuah doa bagi mereka yang dicintai oleh hati dan sebuah lagu dibibirmu…


Disaat sinar sendirian,

CINTA mampu memainkan musik yang sama

Berikan hatimu,

Tapi jangan untuk disimpan satu samalain karena hanya tangan kehidupan yang dapat mengisi hatimu.


Bila CINTA mendatangimu,

ikutilah dia….walaupun jalannya sulit dan terjal dan ketika sayapnya mengembang mengundangmu

Walau pedang yang tersembunyi diantara ujung sayapnya dapat melukaimu dan ketika ia berkata padamu untuk mempercayainya

Walaupun suaranya berserak dalam mimpimu bagaikan angin utara yang menghembus dikebun.


Apabila cinta menyertaimu, ikutlah ia walaupun jalan-jalannya sukar dan curam apabila ia mengepakkan sayapnya, engkau serahkanlah dirimu kepadanya walaupun pedang yang tersisip pada sayapnya akan melukakan kamu.


Cinta tidak memberikan apa-apa melainkan dirinya dan tidak mengambil apa-apa melainkan dirinya, cinta tidak mengawal siapa-siapa dan cinta tidak boleh dikawal siapa-siapa karena cinta telah cukup untuk CINTA.


Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamumenitikan air mata dan masih peduli terhadapnya,adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dankamu masih menunggunya dengan setia.


bersambung......


Rabu, 03 Desember 2008

Hadist




Tiada suatu kaum yang melakukan berbagai kemaksiatan sedang ditengah-tengah mereka ada orang yang mampu untuk mencegah mereka, namun ia tidak melakukannya, melainkan Allah akan menimpakan azab atas mereka secara merata. ( HR Ashhabussunan )

Apabila kamu membaca Al-Quran, hendaklah kamu meminta pertolongan kepada Allah dari setan yang terkutuk. Sesungguhnya setan itu tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada Tuhannya. ( an-Nahl: 98-99 )

Janganlah Anda menjadikan puncak kesuksesan Anda di dalam kehidupan dunia untuk meraih kelezatan hidup atau kepuasan nafsu tetapi hendaknya untuk memadamkan api kebatilan dan menyalakan sinar kebenaran. ( ULama )

Sesungguhnya kekuasaannya (setan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya menjadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah. ( an-Nahl: 100 )

Rasulullah SAW, bersabda;
"Aku sangat ghirah (cemburu dan peduli ) terhadap agama ini ( Islam ). Barangsiapa tidak ghirah terhadap agamanya, maka dia memiliki jantung yang sungsang.

Dari Abu Hurairah RA.
Bahwa Rasulullah SAW. Bersabda;
"Apabila seorang wanita menyempurnakan shalat lima waktu, memelihara kemaluannya (dari perbuatan serong ), dan menanti suaminya, ia akan masuk sorga dari pintu mana yang disukainya." (HR Ibnu Hibban)

Apakah kamu tiada mengetahui bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia?.... (al-Hajj:18)

Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri ( dengan beriman ), dan dia ingat nama Tuhannya lalu dia sholat. Tetapi kamu ( orang-orang kafir ) lebih memilah kehidupan duniawi. Sedangkan kehidupan akhirat lebih baik dan lebih kekal. ( al-A’la: 14-17 )

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakanmati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan ( yang sebenar-benarnya ). Dan hanya kepada Kami lah kamu dikembalikan. ( al-Anbiya: 35 )

Suatu negeri yang makmur dan maju akan hancur binasa apabila kaum penjahatnya mengalahkan orang-orang yang baik dan kamu munafiknya memegang tampuk kekuasaan. ( Umar bin Khattab ra. )

Luqmanul Hakim menasehati anaknya, “wahai anakku, jasnganlah engkau dikalhkan oleh ayam jago. Ia berseru pada waktu fajar sedangkan masih tidur. Sungguh aneh, anak Adam – yang ditunjuk oleh Allah sebagai khalifah dimuka bumi—setiap fajar harus diingatkan oleh seekor ayam jago.”

Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra. Bahwa Rasulullah saw. Bersabda;
“Kepadaku diperlihatkan tiga orang yang pertama kali masuk neraka, yaitu penguasa yang zalim,orang kaya yang tidak menunaikan zakat harta; dan orang miskin yang angkuh dan sombong.

Rasulullah saw. Bersabda,
“Tiga hal yang apabila dianugerahkan kepada seseorang maka dia memperoleh apa yang telah dianugerahkan-Nya kepada keluarga Daud as, yaitu Bersikap adil pada waktu marah; ridho dan hemat pada miskin maupun kaya; dan takut kepada Allah (khasyyah) dalam hal-hal yang tersembunyi maupun yang terang-terangan.”

Temukanlah hati anda di tiga tempat, yaitu: Ketika anda mendengarkan bacaan Al-Qur’an, ketika anda sedang berada di majelis-mejelis dzikir, dan ketika anda sedang menyendiri. Kalau anda tidak menemukannya, mohonlah kepada Allah agar Anda dianugerahi hati karena sesungguhnya Anda tidak memiliki hati.



Dari Abdullah bin Abbas r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Telah ditunjukkan kepadaku keadaan umat yang dahulu hingga aku melihat seorang Nabi dengan rombongan yang kecil dan ada Nabi yang mempunyai pengikut satu dua orang bahkan ada Nabi yang tidak ada pengikutnya. Tiba-tiba terlihat olehku rombongan yang besar, saya kira itu umatku maka diberitahu kepadaku bahwa itu Nabi Musa dan kaumnya tetapi lihatlah ke ufuk kanan dan kirimu. Tiba-tiba di sana aku melihat rombongan yang besar sekali. Dikatakan kepadaku: Itulah umatmu dan di samping mereka ada tujuh puluh ribu orang yang masuk surga tanpa perhitungan (hisab)." Setelah itu Nabi bangun dan masuk ke rumahnya sehingga para sahabat saling memperbincangkan orang-orang yang akan masuk surga tanpa hisab itu. Ada yang berpendapat, "Mungkin mereka adalah sahabat-sahabat Nabi saw." Ada pula yang berpendapat, "Mungkin mereka yang lahir dalam Islam dan tidak pernah mempersekutukan Allah." dan berbagai pendapat lainnya yang mereka sebutkan. Kemudian Rasulullah saw kembali dan bertanya, "Apa yang sedang engkau bicarakan?" Mereka memberitahukan segala pembicaraan mereka maka Rasulullah saw bersabda, "Mereka yang tidak pernah menjampi atau dijampikan dan tidak suka menebak nasib dengan perantaraan burung dan kepada Tuhan mereka selalu berserah diri (tawakal). Maka bangunlah 'Ukkasyah bin Mihshan dan berkata, "Ya Rasulullah, doakan semoga Allah memasukkan aku dari golongan mereka." Nabi saw menjawab, "Engkau termasuk golongan mereka." Kemudian berdiri orang lain, izin dan berkata, "Doakan semoga Allah menjadikan aku dari golongan mereka." Nabi saw menjawab, "Engkau telah didahului oleh 'Ukkasyah." (Bukhari - Muslim)



Dari Abu Musa r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Perumpamaan tuntunan hidayah dan ilmu yang diutuskan Allah kepadaku adalah bagaikan hujan yang turun ke bumi. Ada tanah yang subur menerima air dan menumbuhkan tanaman dan rumput yang banyak dan ada yang keras tidak dapat menahan air dan tidak dapat menumbuhkan tumbuh-tumbuhan. Demikianlah contoh orang yang mengerti agama Allah lalu belajar dan mengajar dan orang yang tidak dapat menerima sama sekali petunjuk ajaran Allah yang diutuskan kepadamu." (Bukhari - Muslim)



Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Tinggalkan tujuh dosa yang akan membinasakan." Sahabat bertanya, "Apakah itu, ya Rasulullah?" Nabi saw menjawab, "Menyekutukan Allah, Sihir (tenung), membunuh jiwa yang diharamkan Allah membunuhnya kecuali dengan hak, memakan riba, memakan harta anak yatim, melarikan diri pada waktu perang, menuduh wanita Mu'minat yang sopan dengan tuduhan berzina." (Bukhari - Muslim)



Dari Ibnu Umar r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Seorang Muslim adalah saudara bagi sesama Muslim yang lain; tidak boleh menganiaya atau membiarkan dianiaya. Dan barangsiapa memenuhi hajat saudaranya maka Allah akan melaksanakan hajatnya. Dan barangsiapa membebaskan kesusahan seorang Muslim maka Allah akan membebaskannya di hari kiamat. Dan barangsiapa menutupi aib seorang Muslim maka Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat." (Bukhari - Muslim)



Abu Hurairah ra. berkata : Pada suatu hari ketika Nabi saw. duduk bersama sahabat, tiba-tiba datang seorang bertanya : Apakah iman ? Jawab Nabi saw. : Iman ialah percaya pada Allah, dan Malaikat-Nya, perjumpaan dengan Allah, Nabi utusan-Nya dan percaya pada hari bangkit dari kubur. Lalu ditanya : Apakah Islam ? Jawab Nabi saw.: Islam ialah menyembah Allah dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, dan mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, dan puasa di bulan Ramadhan. Lalu bertanya : Apakah Ihsan? Jawab Nabi saw.: Ihsan ialah menyembah Allah seakan-akan engkau melihatNya, maka jika engkau tidak melihatNya, ketahuilah bahwa Allah melihatmu. Lalu dia bertanya : Bilakah hari kiamat ? Jawab Nabi saw.: Orang yang ditanya tidak lebih mengetahui dari orang yang bertanya, tetapi aku memberitakan padamu beberapa syarat (tanda-tanda) akan tibanya hari kiamat, yaitu jika budak sahaya telah melahirkan majikannya, dan jika penggembala unta dan ternak lainnya telah berlomba membangun gedung-gedung. Persoalan ini termasuk dalam lima macam perkara yang tidak dapat mengetahuinya kecuali Allah, yang tersebut dalam ayat :“Sesungguhnya hanya Allah yang mengetahui, bilakah hari kiamat, dan Dia pula yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang di dalam rahim ibu, dan tiada seorangpun yang mengetahui apa yang akan terjadi esok hari, dan tidak seorangpun yang mengetahui dimanakah ia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui sedalam-dalamnya.”
Kemudian pergilah orang itu. Lalu Nabi saw. menyuruh sahabat : Kembalikanlah orang itu! Tetapi sahabat tidak melihat bekas orang itu. Maka Nabi saw. bersabda : Itu Malaikat Jibril datang untuk mengajarkan agama kepada manusia. (Bukhari, Muslim).



Dari Abu Hurairah r.a. berkata Nabi saw bersabda, "Barangsiapa memberi infaq kepada dua orang isteri di jalan Allah maka ia akan diseru di surga, 'Hai Abdullah, ini adalah suatu kebajikan.' Jika ia termasuk orang yang tekun shalat maka ia akan diseru dari Pintu Shalat. Apabila ia ahlul jihad maka akan diseru dari Pintu Jihad. Jika ia orang yang suka bersedekah maka ia akan dipanggil dari Pintu Sedekah. Begitu pula jika ia tergolong orang yang rajin shaum maka akan diseru dari Pintu Rayyaan." Kemudian Abu Bakar r.a. berkata, "Wahai Rasulullah, tidaklah seseorang diseru dari pintu-pintu ini karena darurat. Adakah seseorang yang dipanggil dari seluruh pintu tersebut?" Rasulullah saw menjawab, "Ya dan aku berharap engkau salah satunya." (Muslim)

Leadership





Pengertian Kepemimpinan (leadership )

Kepempimpinan
Proses mempengaruhi sekelompok orang untuk menuju pada satu tujuan.
Kepemimpinan merupakan Aset terpenting dari suatu Organisasi

Syarat – Syarat Pemimpin


Stabilitas Emosi
Skill dalam Human Relation
Skill dalam berkomunikasi
Keseimbangan Skill & Knowledge
Moral dan Akhlak yang baik
Risk-taker yang Calculate

Obyective
Inisiatif dan kreatif
Memiliki Visi
Energic dan Inovatif
Memiliki Ambisi
Berdedikasi tinggi

Tipe – tipe Kepemimpinan

OTOKRATIK
Bawahan dianggap sebagai pelaksana dan tidak harus ikut terlibat dalam mengambil keputusan karena tingkat kematangan/kedewasaan rendah,sehingga ia lebih sering memerintah bukan mengajak partisipasi

Paternalistik
Pimpinan yang paternalistik dalam memelihara hubungan dengan bawahan menggunakan pendekatan “ Bapak dan Anak “ bawahan tidak diikutkan dalam proses berpikir


Kharismatik
Pimpinan yang kharismatik dalam memelihara hubungan dengan bawahan menggunakan daya pikat pribadinya yang mempunyai kelebihan.tidak perduli terhadap bawahan, namun bawahan dengan suka rela mengerjakan hal yang bahkan bersedia memberikan pengorbanan

Laissez-Faire
Pimpinan Laissez-faire dalam memelihara hubungan dengan bawahan menganggap bahwa bawahan adalah rekan kerja.Bawahan dianggap sudah dewasa dalam segala hal, sehingga tipe ini kelihatan cenderung santai dan pengambilan keputusan sepenuhnya diberikan kepada bawahan.


Demokratik
Dalam mengambilan keputusan selalu melibatkan bawahan, sehingga harus sering terjadi keterlambatan waktu untuk mengambil keputusan

Partisipatif
Pimpinan yang partisipatif dalam melakukan tugasnya akan bersifat aktif, selalu berpatisipasi dalam setiap kegiatan yang ada. Bila terjadi masalah dibagian / departement lain ikut menyelesaikan masalah tanpa di minta sekalipun.


4 Prinsip Kepemimpinan

Otoritas
Menciptakan model
Mengkomunikasikan visi
Reward and punishment


Managership vs Leadership

Managership

Memelihara dan mengelola
Managers are copies
Berfokus pada sistem dan struktur
Mengandalkan pengendalian
Shorterm
Do the right things

Leadership

Mengembangkan dan melakukan inovasi
Leaders are originals
Berfokus pada manusia
Memberi ilham
Longterm
Do things right

Fungsi Pemimpin
Pimpinan selaku penentu arah : mampu menentukan arah yang akan ditempuh dalam usaha mencapai tujuan.
Pimpinan selaku komunikator yang efektif : mengkomunikasikan sasaran dan meyakinkan target.
Pimpinan selaku mediator yang handal : mampu mengantisipasi dan mengatasi konflik internal.
Pimpinan selaku integrator yang efektif : mampu mengintegrasikan semua potensi secara rasional, objektif, dan netral.
Pimpinan selaku wali dan juru bicara organisasi yang representatif : mampu menjalin dan meyakinkan dalam hubungan dengan pihak-pihak di luar organisasi.


Pimpinan selaku penentu arah
Hierarki arah organisasi : Long term plan, Mid term plan, Short term plan.
Dalam hal ini, visi, misi, dan nilai-nilai yang dijunjung tinggi organisasi didudukkan sebagai flat form organisasi, atau dapat didudukkan sebagai long term plan.
Dalam menjalankan peran ini, pimpinan perlu senantiasa “mengingatkan” arah organisasi yang dimaksud, agar segala aktivitas dan keputusan yang dilahirkan organisasi memiliki relevansi dengan flat form organisasi.
Peran selaku penentu arah menjadi penting dan utama untuk dijalankan oleh seorang pemimpin dengan pertimbangan adanya : potensi distorsi dalam pengambilan keputusan, gap antara keputusan strategik dan keputusan operasional, gap antara realisasi vs rencana, perubahan kondisi eksternal PEST, perubahan struktur, dlsb.
Proses-proses pengambilan keputusan kemungkinan akan dicirikan oleh lebih banyak kebingungan, kekacauan, dan emosi daripada rasionalitas.
nBeberapa keputusan penting berupa hasil dari banyak tindakan kecil atau pilihan-pilihan sedikit demi sedikit yang diambil tanpa memperhatikan persoalan-persoalan strategik yang lebih luas.


Pimpinan selaku komunikator yang efektif
Berkomunikasi pada hakikatnya adalah mengalihkan suatu pesan dari satu pihak kepada pihak lain.
Fungsi pemimpin sebagai komunikator di sini lebih ditekankan pada kemampuannya untuk mengkomunikasikan sasaran-sasaran, strategi, dan tindakan yang harus dilakukan oleh bawahan.
Elemen komunikasi : pengirim (sender), penerimaan (receiver), penyandian (encoding), pengartian sandi (decoding), saluran komunikasi (communication channel), umpan balik (feedback), dan kegaduhan (noise).
Hambatan-hambatan dalam komunikasi : Hambatan teknis (tidak terencana/tidak ada prosedur, kurang penjelasan, kesalahan media komunikasi, dlsb.), Hambatan semantik (miskin perbendaharaan, berarti ganda, terlalu banyak akronim, dlsb.), Hambatan manusiawi (perbedaan individu, iklim psikologik organisasi, dlsb.)
Format Komunikasi : Komunikasi langsung (rapat/pertemuan) vs tak langsung (surat edaran), komunikasi verbal (menggunakan kata-kata) vs non verbal (bahasa tubuh), komunikasi lisan vs tulisan, komunikasi interpersonal vs massal. Pemilihan format komunikasi tersebut ditentukan oleh : kepentingan, jumlah pendengar, jangkauan, derajat formalitas, kecepatan respon, dlsb.).


Pimpinan selaku mediator yang handal
Secara alami, konflik (di antara stakeholders) bakal ada di setiap organisasi, oleh karena itu diperlukan fungsi pemimpin selaku mediator yang handal.
Stakeholders adalah pihak-pihak yang berkepentingan terhadap organisasi (supplier, customer, worker, competitor, society).
Pemimpin dalam melakukan fungsi ini selanjutnya dapat menjalankan : mediasi, arbitrasi, dan judifikasi.
Kepentingan dan kepuasan stakeholders mungkin tidak dapat sepenuhnya terpenuhi, oleh karena itu sangat penting pemimpin senantiasa berlandaskan pada flat form organisasi dalam mengambil keputusan.

Pimpinan selaku integrator yang efektif
Untuk efektivitas dan produktivitas organisasi diperlukan peran pimpinan selaku integrator.
Integrasi yang diperlukan : penggunaan sumberdaya, kebijakan, fokus aktivitas, dlsb.
Dalam hal integrasi perlu dipertimbangkan trade off : spesialisasi vs generalisasi, otonomi vs sentralisasi, otoritas vs responsibilitas, efisiensi vs motivasi, prosedural vs inovasi.





 

Copyright @ 2015